Jumat, 24 April 2015

Hal Sepele yang Bisa Menyatukan Kita

One Piece

Minggu kemarin gue abis dinas ke kantor pusat di Jakarta. Gue training selama seminggu disana. Suatu malam gue sama temen-temen dari cabang lain jalan-jalan ke Pasar Baru di daerah Jakarta Pusat. Waktu itu gue pake kaos gambar lambang bajak laut Trafalgar Law, salah satu karakter di serial One Piece. Kalo kalian nggak tau, kayak gini nih kira-kira kaos yang gue pake.
kaos gaul..

Tiba-tiba ada dua orang bule India nyamperin gue. Gue kira gue mau diorbitin jadi artis Bollywood, tapi gue masih sadar diri dengan tampang gue. Kalo pun masuk Bollywood, gue cuma pantes jadi figuran yang dipukuli sama protagonisnya. Balik lagi ke dua orang India tadi. Ternyata mereka nanya-nanya tentang kaos yang gue pake. Mereka nanya kaos gue itu belinya dimana? Gue kasih tau aja kalo kaos itu gue beli di online shop. Kayaknya itu bule pengen kaos gue. Gue berdiri dengan kaku dan bersiap lari. Takut kalo tiba-tiba mereka jadi gelap mata, trus merebut kaos gue dengan brutal. Oke, fantasi gue terlalu berlebihan. Mereka pun berlalu sambil bilang :” Ah, Trafalgar Law. I like it.” Ternyata mereka tau juga. Gue kira hanya otaku garis keras yang bakal mengenali gambar di kaos gue. Nggak berselang lama, itu bule nyamperin gue lagi sambil nunjukin beberapa kaos yang abis mereka beli dengan gambar lambang Straw Hat Pirate. Gue masih nggak mudeng maksudnya apa. Ternyata mereka ngasih tau kalo disitu juga ada yang jual. Kemudian salah satu dari mereka menunjukkan dimana mereka beli kaos itu. Entah bule itu baik hati atau sebenarnya mereka pengen pamer. Tapi gue percaya, mereka ngasih tau gue karena sesama fans One Piece.
Nah, dari pengalaman gue itu, gue sempat mikir. Gue kan nggak kenal mereka. Mereka orang asing, sedangkan gue orang pribumi. Bahkan gue belum pernah ketemu mereka sebelumnya. Tapi ada sesuatu yang bisa membuat kami nyambung yaitu One Piece. Walaupun kemampuan bahasa Inggris gue pas-pasan, tapi setidaknya itu bukan halangan bagi kami untuk saling berbagi cerita. Bahkan mereka dengan senang hati memberi tau gue tempat beli kaos One Piece. Apakah dia mengharap imbalan? Nggak tuh. Terus motivasi dia apa? Pamer? Gue yakin bukan. Motivasinya hanya ingin berbagi informasi kepada sesama penggemar One Piece. Kadang satu hal kecil seperti itu bisa membuat kita melupakan perbedaan yang ada. Menjadi teman dan saling berbagi.
Selama ini mungkin kita nggak sadar, bahwa di balik perbedaan di antara kita, ada persamaan yang bisa membuat kita menjadi satu. Kita terlalu fokus pada perbedaan- perbedaan yang ada, Entah itu beda suku, ras, agama, politik, atau yang lainnya sehingga kita malas untuk menyadari apa yang sama di antara kita. Bule India tadi beda negara ma gue. Beda bahasa. Suku dan ras juga beda. Mungkin agama juga beda.Tapi hanya karena sebuah serial anime yang mungkin dianggap remeh oleh banyak orang, gue sama mereka bisa saling menyapa, ngobrol dan berbagi informasi. Sedangkan kita yang hidup dalam satu negara, dengan suku, ras, dan agama yang mungkin sama, masih saling bertikai dan saling menjatuhkan karena sedikit perbedaan.
Dulu waktu gue kuliah gue juga pernah stuck saat membuat program game untuk tugas akhir. Gue gabung ke sebuah forum yang isinya orang-orang dari seluruh dunia. Gue sharing masalah program gue disana. Apakah mereka mengejek gue karena program gue masih cupu? Nggak sama sekali. Mereka dengan senang hati membantu tanpa memandang latar belakang gue. Itu semua karena kesamaan passion dalam dunia programming.
Mari kita buka mata dan pikiran kita. Kita lihat di sekeliling kita. Masih banyak kesamaan diri kita dengan orang lain. Mungkin kita punya hobi yang sama. Mungkin kita punya selera musik yang sama. Atau mungkin kita suka jenis makanan yang sama. Bukankah itu bisa membuat kita saling berteman tanpa memandang latar belakang kita? Dan di saat kalian tidak menemukan persamaan kalian dengan orang lain, yakinlah kita masih sama sebagai manusia.
Gue nggak pinter nulis, tapi gue harap kalian paham maksud gue. Di balik perbedaan-perbedaan di antara kita, pasti ada kesamaan dalam diri kita yang bisa membuat kita bersatu. Nah, pokoknya gitu lah. Kalo kalian nggak paham juga, tolong pura-pura paham aja biar gue seneng. XD


Tidak ada komentar:

Posting Komentar