Minggu kemarin gue baca satu cerita di
Kaskus. Judulnya Dia..Dia..Dia..Sempurna. Ceritanya tentang seorang cowok bernama Deni dari mulai dia
masuk SMA sampai sekarang dia udah jadi orang yang mapan. Pada cerita
ini, dikisahkan Deni disukai banyak cewek. Tapi hanya ada dua tokoh
cewek sentral di cerita ini yaitu Oliv dan Oca. Mereka sama-sama suka
Deni tapi sama-sama digantungin juga karena Deni nggak bisa milih
salah satu dari mereka. Dia sayang keduanya dan nggak mau salah satu
sakit hati. Hingga akhirnya Deni bisa bener-bener milih dan
pilihannya jatuh pada Oca. Yah, di cerita ini memang Oca digambarkan
sebagai sosok yang setia nunggu walau digantungin selama hampir 10
tahun. Namun sayangnya saat Deni udah memutuskan memilih Oca,
ternyata kondisi Oca sedang sakit parah dan akhirnya meninggal
sebulan sebelum mereka menikah. Kalo yang mau lihat cerita lengkapnya
bisa kalian baca disini.
Jumat, 31 Juli 2015
Jumat, 24 Juli 2015
Aku, Kamu, dan Long Distance Relationship
Sanji dan
Violla adalah sepasang kekasih yang sedang menjalani LDR. Sejak setahun lalu,
Violla pergi jualan mie lidi ke Ukraina. Katanya untuk merubah nasib. Sedangkan
Sanji harus bertahan di Indonesia karena sudah terikat kontrak jadi cleaning
service bandara Soekarno Hatta. Dia bertugas ngepel landasan pacu pesawat
disana. Awalnya hubungan mereka baik-baik saja. Mereka masih sering chat,
telpon-telponan, atau video call via Skype. Namun karena jarak dan zona waktu
yang berbeda, komunikasi mereka menjadi agak berkurang. Kadang Violla baru
pulang kerja mau hubungi Sanji, eh Sanjinya udah tidur. Pas Sanji bangun,
giliran Violla yang masih nyenyak di kasur. Namun mereka selalu pegang komitmen
untuk bersama.
Selasa, 14 Juli 2015
Cinta Dalam Perbedaan, Mungkinkah?
...Kita adalah sepasang
sepatu
Selalu bersama tak bisa bersatu...
Selalu bersama tak bisa bersatu...
Joseph dan Aisyah adalah
teman semasa SMA. Setelah lama dekat, mereka akhirnya jadian. Mereka
punya latar belakang yang berbeda dan saling melengkapi. Joseph
adalah seorang aktivis gereja yang pintar namun sedikit pemalu.
Sedangkan Aisyah adalah seorang wakil ketua majelis taklim yang supel
dan periang. Yah, mereka memang berbeda kepercayaan. Dan itu tidak
menghalangi kebersamaan mereka. Namun sedikit demi sedikit masalah
mulai muncul. Pandangan skeptis orang di sekitar, tentangan keluarga,
hingga godaan orang ketiga datang menguji kebersamaan mereka. Namun
dengan keteguhan hati, mereka dapat melalui semua itu. Orang-orang
mulai bisa menerima hubungan mereka. Keluarga akhirnya mendukung
juga. Dan karena mereka semakin dekat, orang ketiga pun enggan
mengganggu mereka. Hingga akhirnya sudah hampir 10 tahun mereka
berpacaran dan berencana melanjutkan hubungan mereka ke jenjang yang
lebih jauh. Mereka ingin menikah. Di sinilah masalah yang lebih pelik
terjadi. Walaupun orang tua sudah merestui, namun mereka kesulitan
untuk melakukan pernikahan. Jika mereka ingin bersatu, maka salah
satu harus mengalah. Mereka memang saling mencintai, namun mereka pun
tidak bisa meninggalkan kepercayaan mereka. Mereka beberapa kali
putus nyambung karena hal ini. Namun kisah mereka ibarat menonton
sebuah film atau membaca buku novel. Berapa kalipun mengulang
menonton atau membaca, ending yang didapat akan sama saja. Sampai
akhirnya mereka memutuskan untuk berpisah walau berat. Dan 10 tahun
hubungan mereka berakhir. Nah, siapa yang salah kalau udah begini?
Mari kita renungkan..
Menurut gue pribadi,
dalam suatu agama, setiap perintah dan aturan adalah mutlak hukumnya.
Tuhan adalah sempurna, oleh sebab itu kita sebagai umatnya pun harus
mengikuti ajarannya sesempurna mungkin agar lebih dekat dengan-Nya.
Kita wajib menjalani setiap perintah Tuhan tanpa ada cela, karena
setiap penyimpangan adalah dosa. Bagaimana dengan kasus di atas?
Pernikahan adalah sesuatu yang sakral. Jika melihat pada peraturan
agama, ada beberapa hal yang ditekankan.
Langganan:
Postingan (Atom)

