Kamis, 07 Mei 2015

Mitos : Antara Percaya Atau Tidak

Dini hari tadi ada pertandingan bola antara Barcelona lawan Bayern Muenchen. Pertandingan yang akhirnya dimenangkan Barcelona dengan skor 3-0. Sebagai fans Barca, gue udah pasti harus nonton dong. Gue harus support Barca walaupun hanya lewat layar kaca. Tapi karena malemnya gue pulang telat, alhasil gue bangun buat nonton saat kedudukan udah 2-0 dan pertandingan tinggal tersisa 5 menit lagi dari waktu normal. Ditambah injury time 4 menit, jadi gue cuma nonton total 9 menit doang. Padahal malemnya gue udah bela-belain beli jersey baru buat nonton. Fans macam apa gue ini? #fansgadungan #fanskarbitan #fansabalabal

Messi vs Neuer
Nah, saat pertandingan masuk injury time, gue kebelet kencing. Pikir gue kan ditinggal kencing sebentar nggak bakalan ngaruh lah. Ternyata gue salah. Pas balik dari toilet, pas Neymar udah selebrasi gol ketiga. Dan gue hanya bisa liat dari tayangan replaynya aja. Kampret memang. Fakta gue sebagai fans Barcelona semakin dipertanyakan kalo gini. Yah, walaupun nggak nonton full, gue cukup senang karena Barca menang lumayan telak. Ini bisa meringankan langkah Barca menuju final. Dan di akhir pertandingan gue bisa chat temen gue dengan bangga.
Hal unik disini adalah adanya sebuah mitos yang sering terjadi saat gue nonton Barcelona main. Gue nggak tau ini kebetulan atau tidak. Hampir setiap Barcelona main dan gue tinggal ke toilet entah itu kencing atau boker, Barcelona pasti mencetak gol dan gue nggak tahu prosesnya. Bahkan temen gue sesama fans Barca pernah nyuruh gue boker selama pertandingan berlangsung biar gol yang dicetak tambah banyak. Sebagai fans, gue kadang merasa dilema. Di satu sisi gue senang kalo Barca mencetak gol dan menang. Tapi di sisi lain nyesek juga nggak bisa liat langsung proses golnya. Jadinya nggak bisa ngerasain deg-degan dan ueforia saat gol tercipta. Mungkin harusnya gue kasih TV di toilet gue, biar gue bisa boker tapi juga bisa nonton. #idejenius #segerarealisasikan
Ngomong-ngomong soal mitos, sebenarnya mitos itu kadang bisa dipercaya, tapi kadang juga nggak. Sebagian orang mungkin masih percaya mitos-mitos jaman dulu yang telah diturunkan dari nenek moyang. Contoh : angka 13 adalah angka sial, malam Jumat Kliwon itu angker, atau Syahrini makan di warteg dengan bulu mata anti badainya. Mau bukti? Banyak gedung bertingkat yang menghilangkan angka 13 dari susunan lantainya. Jadi habis lantai 12, langsung lantai 14. Atau lantai 13 diganti dengan lantai 12B. Banyak juga orang yang ngasih sesajen pas malam Jumat Kliwon biar setan-setan nggak gangguin. Dan masih banyak contoh lainnya. Namun seiring perkembangan jaman, mitos-mitos di masyarakat mulai memudar. Anak-anak muda sudah tidak percaya mitos lagi. Mungkin lama kelamaan mitos-mitos itu akan hilang dengan sendirinya. Kalo udah gitu, kata “mitos” mungkin juga akan dihapus dari KBBI.
Tapi menurut gue, sebenernya banyak mitos-mitos yang masih dipercaya sampai sekarang. Khususnya mitos tentang cewek. Contohnya :
Cewek nggak suka belanja. Itu hanya mitos.
Cewek nggak takut gendut. Itu hanya mitos.
Cewek kalo mandi sebentar. Itu hanya mitos.
Cewek nggak takut kecoa. Itu hanya mitos.
Cewek nggak suka cowok tajir. Itu hanya mitos.
Cewek nggak suka dipuji. Itu hanya mitos.
Permen mint bunder warna putih bungkusnya biru. Itu juga “mitos”.
Dan masih banyak mitos-mitos yang lainnya. Mungkin kalian bisa nambahin sendiri. Sekarang kembali ke diri kalian masing-masing. Apakah kalian masih percaya mitos-mitos di sekitar kalian?

PS: Doain gue nggak dihajar cewek gue gara-gara postingan ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar